Buka Jalan Baru, Strategi Untuk Hidupkan Tanah

Buka Jalan Baru, Strategi Untuk Hidupkan Tanah

Keraskulon.Ngawikab.id_Jalan merupakan akses keluar masuk suatu wilayah atau tempat. Dengan fungsinya tersebut adalah sangat penting teraksesnya jalan di setiap wilayah. Tidak terkecuali wilayah pinggiran desa yang rata-rata berupa wilayah kebun atau biasa disebut tanah tegalan. Termasuk lokasi di wilayah Dusun Gambyak, Desa Keraskulon Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi yang langsung berbatasan dengan wilayah Kabupaten Magetan.

Lokasi tanah di pinggiran dusun yang banyak ditumbuhi tanaman bambu menjadikan tanah disekitarnya menjadi kurang produktif dan bernilai jual rendah karena tidak mempunyai akses masuk. Untuk meningkatkan kelas tanah tersebut, Kepala Dusun beserta tokoh masyarakat dusun setempat mengusulkan gagasan pembuatan jalan baru sebagai akses masuk. Setelah melewati proses negosiasi dengan pemilik tanah, pengerjaan pembuatan jalan baru pun dimulai.

Penebangan pohon bambu lokasi jalan baru

Pemerintah Desa Keraskulon Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi bekerja sama dengan masyarakat setempat memulai pekerjaan pembuatan jalan baru melalui program Padat Karya Tunai (PKT). Dengan kondisi lokasi jalan baru yang ditumbuhi tanaman bambu, maka memerlukan banyak tenaga kerja untuk menebangnya. Hal ini sesuai dengan tujuan program PKT untuk memaksimalkan tenaga kerja dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan pembuatan jalan baru ini diharapkan tanah disekitarnya menjadi lebih produktif dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Dan juga sebagai akses masuk bagi pemilik tanah yang ingin menggunakan tanahnya sebagai rumah tinggal.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Kegelisahan Buruh Tani Saat Panen Tiba

Kegelisahan Buruh Tani Saat Panen Tiba

Keraskulon.Ngawikab.id_Musim panen merupakan saat membahagiakan bagi sebagian besar masyarakat di wilayah pedesaan. Tidak terkecuali bagi masyarakat Desa Keraskulon Kec. Gerih kab. Ngawi. Tapi untuk saat ini, justru musim panen menimbulkan kegelisahan bagi sebagian masyarakat Desa Keraskulon yang berprofesi sebagai buruh tani. Kebahagiaan yang dinanti-nantikan saat datangnya musim panen justru menghadirkan kegelisahan bagi mereka. Disaat seharusnya musim panen menjadi waktu yang baik untuk mengais rezeki sebagai buruh panen, sekarang malah hanya jadi penonton.

Mesin combine mulai menggantikan tenaga buruh panen

Hal ini akibat kemajuan teknologi, tenaga para buruh panen makin terpinggirkan dengan kehadiran mesin panen padi (combine). Dengan biaya operasional panen yang lebih murah, petani lebih memilih menggunakan combine untuk memanen padinya. Dan mesin-mesin tersebut berasal dari luar kota, sehingga sama sekali tidak bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat.

Kegelisahan tersebut juga semakin bertambah dengan kebiasaan petani yang menjual hasil panennya dengan cara borong, atau biasa disebut bas borong. Sehingga semakin sedikit peluang buruh panen untuk mengais rezeki di saat musim panen.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0