Keraskulon.Ngawikab.id_Sudah bukan rahasia lagi, tikus merupakan hama dan musuh utama bagi petani. Selain merusak tanaman padi, tikus juga merusak tanaman melon serta palawija (jagung, kedelai, kacang tanah). Akibat dari serangan tikus kerugian petani bisa mencapai 50 %. Berbagai cara sudah dilakukan oleh petani dalam menanggulangi hama tikus ini. Dari mulai pemasangan jebakan racun, fumigasi bahkan ada cara pemberian semprotan wangi wangian (aroma) pada areal sawah.

Tidak kurang juga peran Pemerintah Desa bersama Dinas Pertanian dalam penanggulangan hama tikus ini dengan berbagai program kegiatan. Seperti fumigasi masal, pembagian racun tikus pada petani. Tetapi persoalan hama tikus masih jadi kendala bagi petani. Akhirnya muncul gagasan dari petani untuk membasmi tikus dengan cara menembak. Pada awalnya penembak disewa oleh Gapoktan dengan cara memberi bayaran dari hasil menembak tikus tersebut. Seiring berjalannya waktu, para petani pun juga membeli senapan angin untuk ikut memburu tikus di sawah masing-masing.

Cara ini cukup efektif untuk membasmi hama tikus. Ini terbukti dengan berkurangnya kerusakan tanaman padi akibat serangan tikus pada musim tanam kali ini. Bila kegiatan berburu tikus dengan menembak ini terus dilakukan setiap musim tanam bukan tidak mungkin hama tikus bisa teratasi dan hasil pertanian bisa meningkat.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0