Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Ngawi Tutup Pasar Hewan

Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Ngawi Tutup Pasar Hewan

Keraskulon.Ngawikab.id_ Bupati Ngawi selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi mengeluarkan surat guna menindak lanjuti perkembangan terakhir terkait masih banyaknya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Isi surat dengan nomor 510/01.148/404.108/2021 tersebut merupakan perintah penutupan Pasar Hewan di Kabupaten Ngawi mulai tanggal 19 Januari 2021 hingga batas waktu belum ditentukan atau menunggu pemberitahuan lebih lanjut.

Surat penutupan pasar hewan

Surat tersebut didasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Surat Edaran Bupati Ngawi No. 065/01.28/404.011/2021 Tanggal 9 Januari 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Covid 19 Di Kabupaten Ngawi bahwa penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di Kabupaten Ngawi masih tinggi dengan munculnya klaster baru.

Selanjutnya, keluarnya surat tersebut juga berkenaan dengan tingkat kerumunan yang tinggi di Pasar Hewan yang sangat rentan dan berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Melalui Musdes Dan Musrenbang Desa Khusus, Pemdes Percepat Penetapan APBDes

Melalui Musdes Dan Musrenbang Desa Khusus, Pemdes Percepat Penetapan APBDes

Keraskulon.Ngawikab.Id_ Dalam rangka mempercepat penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2021, Pemerintah Desa Keraskulon Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi melakukan tahapan-tahapan penyusunan. Dan untuk menyelaraskan arah kebijakan desa dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, perlu langkah-langkah penyesuaian dalam penyusunan APBDes Tahun 2021. Salah satunya dengan penetapan prioritas penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2021 dan perubahan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun 2021 melalui musyawarah desa (musdes) dan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) desa khusus.

Musyawarah dilaksanakan pada Senin (18/1) jam 09.00 WIB, bertempat di Pendopo Kantor Desa Keraskulon. Hadir dalam musdes tersebut Kepala Desa beserta perangkat desa, Ketua BPD beserta anggota, Ketua LPMD, Ketua TP-PKK, Babinkamtibmas, Bidan Desa, dan Kepala Sekolah TK Dharma Wanita. Hadir juga Pendamping Desa dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Gerih sebagai narasumber. Agenda dalam musyawarah tersebut selain penetapan prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2021dan penetapan perubahan RKPDesa tahun 2021 juga dilakukan pemaparan Rancangan APBDes tahun 2021.

Peserta musyawarah dari berbagai unsur kelembagaan desa

Adapun hasil dari musyawarah tersebut adalah sebagai berikut :

1. Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai kegiatan :

  • pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19 ;
  • peningkatan kualitas infrastruktur desa ;
  • peningkatan terhadap ketahanan bencana ;
  • peningkatan tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi ;
  • penguatan jaring pengaman sosial dalam penanganan pasca pandemi covid-19.

2. Menganggarkan dan melaksanakan BLT Desa dengan KPM sujumlah 42 orang selama 12 bulan.

3. Menentukan kegiatan dengan pola padat karya tunai (PKT) untuk kegiatan :

  • Pemeliharaan jalan, baik jalan desa maupun jalan usaha tani ;
  • Pemeliharaan saluran irigasi tersier ;
  • Pemeliharaan saluran pemukiman ;
  • Gropyokan tikus.

4. Penetapan perubahan RKP Desa tahun 2021 sesuai dengan arah kebijakan pemerintah.

5. Menyusun dan menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2021 sesuai dengan Rencana yang telah dipaparkan dalam musyawarah.

Penandatanganan berita acara musyawarah

Selanjutnya hasil musyawarah dicantumkan dalam berita acara sebagai kelengkapan dan dokumen penunjang dalam penyusunan APBDes tahun 2021.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Ngawi Tutup Pasar Hewan

Terapkan PPKM, Bupati Ngawi Keluarkan Surat Edaran

Keraskulon.Ngawikab.id_ Kabupaten Ngawi termasuk dalam 11 wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur yang melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Terkait hal tersebut Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono mengeluarkan Surat Edaran (SE) tertanggal 9 Januari 2021 dengan Nomor 065/01.28/404.011/2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Ngawi. Surat edaran tersebut atas tindak lanjut Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 188/7/KPTS/013/2021.

Berita terkait :

Gubernur Jawa Timur Instruksikan PPKM Untuk Pengendalian Covid-19

Isi surat edaran tersebut memuat hal sebagai berikut :

A. KEBIJAKAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT

1. Membatasi tempat/kerja perkantoran :

  • Pada lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi dengan menerapkan kerja dari rumah (Work From Home / WFH) sebesar 75% dan kerja dari kantor (Work From Office / WFO) sebesar 25% dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat, sedangkan pengaturannya diserahkan kepada Kepala OPD;
  • Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdomisili di luar Kabupaten Ngawi wajib melaksanakan kerja dari rumah (Work From Home / WFH)
  • Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melaksanakan tugas pada Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, UPT Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah, dan Pejabat Eselon 2 tetap melaksanakan kerja dari kantor (Work From Office / WFO).

2. Pada Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Perusahaan dan Sektor Swasta lainnya menerapkan kerja dari rumah (Work From Home / WFH) dan kerja dari kantor (Work From Office / WFO) sesuai kebutuhan pelayanan yang diperlukan dan dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.

3. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring / online;

4. Untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat
tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas,
dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

5. Melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan :

  • Menghentikan kegiatan sosial budaya, meliputi acara pernikahan dan selamatan/kenduri/bancakan dan sejenisnya;
  • Alun-alun, Trotoar Kartonyono, tempat hiburan dan tempat wisata lainnya ditutup 24 jam;
  • Kegiatan Restoran/Rumah Makan/Warung Makan/PKL dan usaha sejenisnya untuk makan/minum di tempat dibatasi sebanyak 25% dari kapasitas tempat, dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan pukul 21.00 WIB; dan
  • Jam operasional untuk Pusat Perbelanjaan/Toko Modern/Grosir/Toko Kelontong sampai dengan pukul 19.00 WIB.

6. Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

7. Mengizinkan tempat ibadah untuk melaksanakan ibadah dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat; dan

8. Mengoptimalkan kembali posko satgas covid-19 di tingkat kecamatan sampai dengan kelurahan/desa.

B. TINDAKAN YANG PERLU DILAKUKAN OLEH MASYARAKAT DAN STAKEHOLDER TERKAIT

  1. Meningkatkan kembali protokol kesehatan ( menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan );
  2. Memperkuat kemampuan tracking, sistem dan manajemen tracing, perbaikan treatment termasuk meningkatkan fasilitas kesehatan (tempat tidur, ruang Intensive Care Unit (ICU), maupun tempat isolasi/karantina);
  3. Mengaktifkan kembali kampung tangguh di masing-masing wilayah;
  4. Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ngawi agar berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Ngawi dan Komando Distrik Militer 0805 Ngawi guna meningkatkan pengawasan, operasi yustisi, dan penegakan hukum lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

C. JANGKA WAKTU PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat mulai berlaku pada tanggal 11 Januari 2021 sampai dengan 25 Januari 2021.

Download Surat Edaran Bupati Ngawi Nomor 065/01.28/404.011/2021 : DOWNLOAD

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Gubernur Jawa Timur Instruksikan PPKM Untuk Pengendalian Covid-19

Gubernur Jawa Timur Instruksikan PPKM Untuk Pengendalian Covid-19

Keraskulon.Ngawikab.id_ Memperhatikan peningkatan kasus corona virus disease 2019 (covid-19) akhir-akhir ini dan dengan adanya varian baru virus covid-19, maka perlu dilakukan langkah-langkah pengendalian yang efektif. Untuk itu pada 9 Januari 2021 Gubernur Propinsi Jawa Timur mengeluarkan Surat Keputusan nomor 188/7/KPTS/013/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019. Keputusan ini sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 1 tahun 2021.

Kepgub-No.-7-Tahun-2021

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat diberlakukan untuk 11 wilayah kabupaten dan kota di Propinsi Jawa Timur yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Ngawi.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat meliputi :

  • Membatasi kegiatan perkantoran dengan pembagian kerja work form home (WFH) dan work form office (WFO) dengan pemberlakuan protokol kesehatan lebih ketat ;
  • Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/on line ;
  • Pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara ketat untuk kegiatan sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat ;
  • Pemberlakuan pembatasan kapasitas layanan makan ditempat dan jam operasional restoran/tempat makan ;
  • Pembatasan jam operasional mall dan tempat perbelanjaan ;
  • Penerapan protokol kesehatan lebih ketat untuk kegiatan konstruksi ;
  • Penerapan protokol kesehatan secara ketat untuk kegiatan ibadah di tempat ibadah serta pembatasan kapasitas ;
  • Mengoptimalkan kembali posko satgas covid-19.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berlaku mulai tanggal 11 Januari 2021 sampai dengan 25 Januari 2021. Diharapkan dengan kegiatan ini penyebaran covid-19 dapat dikendalikan.

Download Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor188/7/KPTS/013/2021 : DOWNLOAD

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Awal Tahun, Kemensos Kembali Kucurkan BST

Awal Tahun, Kemensos Kembali Kucurkan BST

Keraskulon.Ngawikab.id_ Dalam menanggulangi dampak pandemi covid-19 khususnya perekonomian masyarakat, pemerintah memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat. Salah satunya Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial. BST Kemensos berupa uang tunai senilai Rp. 300.000,- tiap tahap pencairan.

Antrian penerima BST

Awal tahun 2021 pencairan BST untuk tahap ke – 10. Jadwal pencairan bagi masyarakat Desa Keraskulon Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi pada hari Sabtu (9/1) bertempat di Kantor Kecamatan Gerih. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat pada pencairan kali ini sebanyak 207 KPM. Dari jumlah tersebut ada pengurangan penerima dari penerima BST tahap 9.

Diharapkan dengan bantuan ini, masyarakat penerima dapat terbantu secara ekonomi di saat pandemi covid-19 belum selesai.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0