Keraskulon.Ngawikab.id_ Memperhatikan peningkatan kasus corona virus disease 2019 (covid-19) akhir-akhir ini dan dengan adanya varian baru virus covid-19, maka perlu dilakukan langkah-langkah pengendalian yang efektif. Untuk itu pada 9 Januari 2021 Gubernur Propinsi Jawa Timur mengeluarkan Surat Keputusan nomor 188/7/KPTS/013/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian penyebaran corona virus disease 2019. Keputusan ini sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 1 tahun 2021.

Kepgub-No.-7-Tahun-2021

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat diberlakukan untuk 11 wilayah kabupaten dan kota di Propinsi Jawa Timur yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Ngawi.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat meliputi :

  • Membatasi kegiatan perkantoran dengan pembagian kerja work form home (WFH) dan work form office (WFO) dengan pemberlakuan protokol kesehatan lebih ketat ;
  • Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/on line ;
  • Pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara ketat untuk kegiatan sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat ;
  • Pemberlakuan pembatasan kapasitas layanan makan ditempat dan jam operasional restoran/tempat makan ;
  • Pembatasan jam operasional mall dan tempat perbelanjaan ;
  • Penerapan protokol kesehatan lebih ketat untuk kegiatan konstruksi ;
  • Penerapan protokol kesehatan secara ketat untuk kegiatan ibadah di tempat ibadah serta pembatasan kapasitas ;
  • Mengoptimalkan kembali posko satgas covid-19.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berlaku mulai tanggal 11 Januari 2021 sampai dengan 25 Januari 2021. Diharapkan dengan kegiatan ini penyebaran covid-19 dapat dikendalikan.

Download Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor188/7/KPTS/013/2021 : DOWNLOAD

Share and Enjoy !

0Shares
0 0