Keraskulon.Ngawikab.id_ Serangan hama tikus akhir-akhir ini semakin meresahkan bagi petani, termasuk petani di Kabupaten Ngawi. Berbagai cara sudah dilakukan guna menanggulangi hama ini. Termasuk cara berbahaya dan melanggar hukum seperti pemasangan aliran listrik di areal persawahan untuk jebakan tikus. Akan tetapi cara ini sudah memakan banyak korban nyawa manusia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi bersama Aparat Penegak Hukum sudah melarang pemasangan listrik untuk jebakan tikus.

Demi menanggulangi hama tikus dan juga sebagai solusi atas penertiban pemasangan jebakan tikus menggunakan aliran listrik, Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi mengganggarkan kegiatan penanggulangan hama tikus melalui gropyok tikus. Kegiatan ini sebagai bagian dari program Padat Karya Tunai. Anggaran kegiatan ini dapat dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2021 yang bersumber dari Dana Desa. Untuk anggaran ini masuk bidang pemberdayaan masyarakat desa sub pertanian dan peternakan pos kegiatan peningkatan produksi tanaman pangan.

Baca juga :

Melalui Video Conference, DPMD Adakan Koordinasi Penyusunan APBDes Tahun 2021

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi penyusunan APBDesa tahun anggaran 2021 yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ngawi. Diharapkan dengan adanya anggaran tersebut, hama tikus dapat teratasi sehingga tidak ada lagi masyarakat di wilayah Kabupaten Ngawi memasang jebakan tikus dengan aliran listrik. Agar tidak ada lagi korban akibat pemasangan jebakan ini.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0