Tingkatkan Kapasitas, OWD Kecamatan Geneng Adakan Pelatihan

Tingkatkan Kapasitas, OWD Kecamatan Geneng Adakan Pelatihan

KERASKULON.NGAWIKAB.ID – Untuk meningkatkan kapasitas, operator website desa (OWD) se-Kecamatan Geneng menyelenggarakan pelatihan pengelolaan konten website desa. Pelatihan dilaksanakan Rabu (31/3) di Balai Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Pelatihan dihadiri oleh Camat Geneng, Sekretaris Camat Geneng, Kepala Desa Keraswetan, dan 13 operator website desa di Kecamatan Geneng. Hadir sebagai narasumber Kasi Pengembangan Ekosistem (PE) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi, Noor Soemadijo. Juga turut mendampingi dalam kegiatan pelatihan OWD yang tergabung dalam Forwebsa (Forum Operator Website Desa).

Pendampingan Forwebsa selama pelatihan

Pelatihan diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Keraswetan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Keraswetan menyampaikan harapan setelah pelatihan ini kedepannya website Desa Keraswetan dan semua desa di Kecamatan Geneng menjadi semakin aktif dan baik.

Acara dilanjutkan sambutan Camat Geneng, yang menyampaikan beberapa penekanan dalam pengelolaan website desa diantaranya kemampuan dan kemauan dari operator. Tidak lupa juga disampaikan terima kasih atas semangat OWD Kecamatan Geneng yang sudah berinisiatif menyelenggarakan pelatihan dan atas kesediaan Diskominfo memberikan pelatihan.

Sambutan Kasi PE Diskominfo

Sambutan berikutnya dari Diskominfo, diwakili Noor Soemadijo selaku Kasi PE. Pada kesempatan ini disampaikan pentingnya website desa.
“Website desa adalah jendela informasi desa sebagai sarana menyampaikan tentang program, kegiatan, potensi serta produk unggulan desa. Selain itu, desa sebagai badan publik wajib menyampaikan informasi dan publikasi kepada masyarakat sesuai amanah Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” jelas Noor Soemadijo dalam sambutannya.

Pelatihan diakhiri dengan pemberian sertifikat pelatihan sebagai apresiasi bagi OWD peserta pelatihan. Dan juga dilakukan posting berita pelaksanaan pelatihan secara bersama-sama.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Peduli Pendidikan, Pemdes Berikan Fasilitas Pendukung KBM

Peduli Pendidikan, Pemdes Berikan Fasilitas Pendukung KBM

KERASKULON.NGAWIKAB.ID – Sebagai wujud dukungan dan kepedulian terhadap pendidikan, Pemerintah Desa Keraskulon, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi memberikan fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) kepada lembaga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Desa Keraskulon. Penyerahan dilakukan langsung oleh Syamsul Hadi, Kepala Desa Keraskulon pada Rabu (31/3) di Pendopo Kantor Desa Keraskulon.

Pengarahan dari pemdes kepada lembaga PAUD

Fasilitas pendukung yang diberikan pemerintah desa adalah sebagai berikut :

  1. Laptop untuk TK Dharma Wanita Keraskulon 1 dan TK Dharma Wanita Keraskulon 3;
  2. Printer untuk TK Dharma Wanita Keraskulon 2; dan
  3. Proyektor untuk RA Abdurrohman.

Adapun penganggaran untuk kegiatan ini bersumber dari anggaran belanja desa, melalui bidang pembangunan desa sub bidang pendidikan.

Pemberian dukungan ini selain untuk memperlancar proses KBM, juga untuk mendukung kegiatan administrasi pendidikan yang saat ini sudah berbasis digital.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Manfaatkan PKTD, Pemdes Lakukan Normalisasi Saluran

Manfaatkan PKTD, Pemdes Lakukan Normalisasi Saluran

KERASKULON.NGAWIKAB.ID – Untuk mencegah penyumbatan serta genangan akibat saluran air yang tidak terawat, Pemerintah Desa Keraskulon, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi melakukan normalisasi dan perawatan saluran di Dusun Tejo. Saluran sepanjang kurang lebih 500 meter tersebut berada di perbatasan antara Desa Keraskulon dengan Desa Gerih.

Dengan kondisi saluran yang cukup panjang dan sudah lama tidak terawat, butuh banyak tenaga kerja dan memakan waktu cukup lama. Apalagi di sepanjang saluran banyak ditumbuhi pohon bambu, sehingga beberapa titik saluran sudah tertutup pohon bambu. Untuk mengatasi hal tersebut, dalam pelaksanaan normalisasi saluran pemerintah desa menggunakan anggaran dana desa (DD) melalui program padat karya tunai desa (PKTD).

Normalisasi saluran di Dusun Tejo Desa Keraskulon

Anggaran PKTD tersebut merupakan bagian dari penyerapan DD tahap pertama. Dan anggaran tersebut menjadi satu bagian dalam kegiatan pavingisasi jalan Dusun Tejo yang ditetapkan sebagai salah satu kegiatan dengan pola padat karya tunai desa. Penetapan PKTD ini sesuai hasil musyawarah penetapan prioritas penggunaan dana desa tahun 2021.

PKTD sendiri merupakan salah satu prioritas penggunaan dana desa tahun 2021. PKTD dilaksanakan untuk memberikan tambahan upah atau pendapatan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sasaran pekerja PKTD diprioritaskan bagi pengangguran, setengah pengangguran, perempuan kepala keluarga, anggota keluarga miskin, serta anggota masyarakat marginal lainnya.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
SEMANGAT FORWEBSA WUJUDKAN DIGITALISASI DESA

SEMANGAT FORWEBSA WUJUDKAN DIGITALISASI DESA

KERASKULON.NGAWIKAB.ID – Digitalisasi semakin dirasakan oleh semua kalangan, tidak terkecuali bagi pemerintah desa. Salah satunya melalui pengelolaan website desa. Website desa sendiri merupakan salah satu media dalam mempublikasikan dan mempromosikan desa di dunia maya. Dimana orang-orang diseluruh penjuru dunia mampu melihat lebih dekat tentang apa yang ada di desa. Baik dalam kegiatan desa, potensi desa sosial budaya desa, serta produk unggulan desa.

Untuk itu diperlukan pengelolaan website desa secara aktif dan baik, agar konten yang dipublikasikan bisa tersampaikan dengan baik dan benar. Dalam rangka mewujudkan keaktifan serta pengelolaan website desa dengan baik, Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ngawi menyelenggarakan pelatihan-pelatihan sejak tahun 2018. Akan tetapi untuk mencapai tujuan tersebut juga mengalami berbagai kendala, diantaranya pendampingan secara berkala serta komunikasi dengan operator website desa se-Kabupaten Ngawi.

Arbangi Ketua Forwebsa saat mendampingi peserta pelatihan

Untuk mengatasi kendala serta hambatan tersebut, Diskominfo melalui Kasi Pengembangan Ekosistem (PE) dan beberapa operator website desa (OWD) sepakat membentuk sebuah forum atau paguyuban. Forum yang selanjutnya diberi nama Forwebsa (Forum Operator Website Desa) terbentuk di akhir tahun 2020. Dengan dimotori OWD yang aktif dalam pengelolaan konten website desa, Forwebsa terus bergerak dalam meningkatkan kapasitas serta keaktifan OWD se-Kabupaten Ngawi.

Aris Purwadi OWD Grudo, mentor sekaligus narasumber dari Forwebsa

Selain mendampingi dan menjadi narasumber dalam pelatihan, Forwebsa melalui koordinator wilayah maupun kecamatan juga berkomunikasi tentang keaktifan OWD. Serta melakukan komunikasi bilamana ada kendala dalam pengelolaan website desa. Tidak kalah pentingnya, Forwebsa juga mendorong OWD menyelenggarakan pelatihan mandiri dalam meningkatkan kapasitas.

Sujarwo OWD Gunungsari, semangat keliling Ngawi untuk berbagi pengetahuan

Hasil dari terbentuknya Forwebsa sudah bisa dirasakan dalam 3 bulan terakhir ini. Bagaimana jumlah postingan berita website desa meningkat cukup tajam dan kualitas penulisan serta narasi menjadi semakin baik. Belum lagi berita yang ditampilkan semakin berkualitas dan berbobot sehingga menarik minat bagi pembaca.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
BERSAMA BABINSA DAN BHABINKAMTIBMAS, KEPALA DESA SOSIALISASIKAN PROKES HAJATAN

BERSAMA BABINSA DAN BHABINKAMTIBMAS, KEPALA DESA SOSIALISASIKAN PROKES HAJATAN

KERASKULON.NGAWIKAB.ID – Menjelang bulan puasa atau masyarakat Jawa menyebutnya Ruwah, banyak masyarakat menyelenggarakan hajatan baik itu resepsi pernikahan maupun khitanan. Karena bagi masyarakat khususnya Jawa, bulan Ruwah merupakan salah satu bulan yang baik untuk menyelenggarakan hajatan. Akan tetapi, selama masa pandemi covid-19 banyak masyarakat harus menunda maupun membatalkan acara hajatannya.

Dengan diberlakukannya Peraturan Bupati Ngawi Nomor 9 Tahun 2021, Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi sudah memperbolehkan pelaksanaan hajatan di masyarakat dengan beberapa ketentuan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan (prokes). Untuk itu, Kepala Desa Keraskulon, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Keraskulon melaksanakan sosialisasi prokes hajatan kepada masyarakat yang melaksanakan hajatan.

Sosialisasi dilaksanakan Senin (29/3) di Pendopo Kantor Desa Keraskulon. Hadir dalam kegiatan pemilik usaha penyewaan terop, perwakilan kelompok sinoman dan masyarakat yang akan melaksanakan hajatan. Penekanan dalam sosialisasi ini adalah dipatuhinya protokol kesehatan dalam pelaksanaan hajatan masyarakat, diantaranya :

  1. Mematuhi protokol kesehatan dengan wajib pakai masker, tidak bersalaman atau berjabat tangan dan menyediakan tempat cuci tangan;
  2. Pelaksanaan social distancing, mengurangi kapasitas tamu dengan mengatur jadwal pengunjung hajatan;
  3. Tidak menyediakan makan secara prasmanan serta menggantinya dengan dibungkus; dan
  4. Beberapa ketentuan lain sesuai Perbup Nomor 9 Tahun 2021.

Untuk memastikan terlaksananya prokes, kepala desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan mengadakan pengawasan dan monitoring.

“Sehari sebelum pelaksanaan hajatan, kami bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan melaksanakan kunjungan ke tempat hajatan untuk memastikan prokes dapat dilaksanakan selama hajatan. Dan selama hajatan akan terus kami pantau terkait pelaksanaannya,” tutur Syamsul Hadi selaku Kepala Desa Keraskulon.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0