Pendataan Awal, Tantangan Berat Pemutakhiran Data SDGs

Pendataan Awal, Tantangan Berat Pemutakhiran Data SDGs

keraskulon.ngawikab.id – Pemutakhiran data berbasis SDGs (Sustainable Development Goals) Desa adalah pemutakhiran data IDM (Indeks Desa Membangun) yang lebih detil lagi, lebih mikro, sehingga bisa memberikan informasi lebih banyak. Sebagai proses pendataan, selain data-data desa ada pendalaman data-data pada level RT, keluarga, dan individu. Hal ini sesuai dengan maksud dari pendataan SDGs yaitu mengimplementasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis data.

Maksud dan tujuan pendataan SDGs

Inilah yang menjadi tantangan dalam proses pemutakhiran data SDGs. Karena pendataan benar-benar dimulai dari awal. Padahal aspek-aspek pendataan sangat detail sampai ke level data individu masyarakat, baik pendidikan sampai kesehatan. Seperti yang disampaikan Tenaga Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Desa dan PDTT Kabupaten Ngawi, Susilo, ST dalam sosialisasi pemutakhiran data SDGs.

“Beratnya pemutakhiran SDGs hanya untuk tahun ini karena proses pendataan awal, untuk tahun-tahun berikutnya tinggal merubah dan menyesuaikan,” jelas Susilo.

Susilo, ST tenaga ahli bidang infrastruktur Kabupaten Ngawi

Selain itu pendataan SDGs berbasis online melalui aplikasi. Sehingga dalam proses pendataan diperlukan sarana pendukung yang memadai, seperti HP Android dengan spesifikasi tertentu. Dan juga dibutuhkan petugas yang mampu mengoperasikan aplikasi dalam pendataan.

Berita terkait :

Sosialisasi Pemutakhiran Data SDGs

Pengertian, Tujuan dan Sasaran SDGs Desa

Secara pembiayaan kegiatan pemutakhiran data juga mengalami tantangan. Mengingat anggaran kegiatan desa sudah ditetapkan sebelum program ini disosialisasikan dan pembiayaan kegiatan SDGs belum tercover dalam anggaran kegiatan desa. Sehingga desa harus mampu menyelesaikan persoalan anggaran pada kegiatan ini, agar pemutakhiran data SDGs dapat berjalan dengan baik.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Sosialisasi Pemutakhiran Data SDGs

Sosialisasi Pemutakhiran Data SDGs

keraskulon.ngawikab.id – Dalam rangka menyukseskan program SDGs Desa atau dalam bahasa kerennya disebut Sustainable Development Goals, Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi melaksanakan sosialisasi pemutakhiran data SDGs Desa di masing-masing kecamatan. Untuk Kecamatan Gerih, sosialisasi dilaksanakan Kamis (8/4) bertempat di Aula Kecamatan Gerih.

Hadir dalam sosialisasi diantaranya pendamping desa dan pendamping lokal desa di Kecamatan Gerih, kepala desa dan sekretaris desa se-Kecamatan Gerih serta perangkat desa yang ditunjuk sebagai operator pemutakhiran data. Sebagai narasumber yaitu Susilo, ST, Tenaga Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Desa dan PDTT Kabupaten Ngawi.

Peserta sosialisasi SDGs desa

Sosialisasi dimulai pukul 10.00 WIB dengan diawali sambutan Kasi PMD Kecamatan Gerih, Sri Wahyuni mewakili Camat Gerih. Dalam sambutannya, Kasi PMD menyampaikan perlunya sosialisasi agar desa memahami tentang pemutakhiran data SDGs.

Acara dilanjutkan dengan sosialisasi pendataan SDGs oleh narasumber. Banyak hal disampaikan oleh narasumber, mulai pengenalan tentang SDGs, dasar hukum, maksud dan tujuan, teknis, serta pembiayaan kegiatan pendataan SDGs. Selain itu juga disampaikan sedikit pengenalan tentang aplikasi pemutakhiran data SDGs.

Narasumber bersama Kasi PMD Kecamatan Gerih

“Program SDGs baru digaungkan secara nasional pada pertengahan tahun 2020, sebagai acuan dalam program pembangunan desa kedepannya. Program ini hampir sama dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa tetapi jangka waktu programnya lebih panjang,” jelas Susilo selaku narasumber.

Berita terkait :

Pengertian, Tujuan dan Sasaran SDGs Desa

Sosialisasi ditutup oleh Camat Gerih pukul 12.30 WIB. Setelah desa mendapatkan username dan password aplikasi pendataan SDGs, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis pendataan di masing-masing desa.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0