keraskulon.ngawikab.id – Dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Ngawi pada pelaksanaan kegiatan ibadah pada Hari Raya Idul Fitri, Bupati Ngawi, H. Ony Anwar Harsono ST, MH. mengeluarkan surat tentang panduan pelaksanaan ibadah pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M. Surat dengan nomor 451 / 097 / 404.013 / 2021 tersebut merupakan tindak lanjut himbauan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Menteri Agama Republik Indonesia dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

null

Beberapa hal yang disampaikan dalam surat tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Pelaksanaan Shalat Idul Fitri tidak diperbolehkan dilaksanakan di daerah zona merah (resiko tinggi) dan zona orange (zona sedang). Tetapi hanya dapat diperbolehkan dilaksanakan di daerah zona hijau (zona aman) dan zona kuning (zona rendah). Adapun penetapan daerah zona berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat.
  2. Untuk menghindari kerumunan jama’ah yang lebih banyak, maka pelaksanaan Shalat Idul Fitri tidak boleh terkonsentrasi di salah satu masjid, tetapi dapat dilaksanakan di masing-masing masjid dan mushola setempat dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat serta tidak diperkenankan melaksanakan Shalat Idul Fitri di lapangan atau tempat terbuka.
  3. Para khotib supaya mempersingkat khutbahnya dengan tetap memperhatikan kesempurnaan syarat dan rukunnya dengan materi khutbah mengedepankan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan, nilai-nilai kebangsaan dalam NKRI melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak serta tidak mempertentangkan masalah khilafıyah yang dapat mengganggu persatuan umat.

Download Surat Bupati Tentang Pelaksanaan Ibadah Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Klik disini

Share and Enjoy !

0Shares
0 0