Pelatihan Desain Grafis dan Website Desa Bagi Operator Komputer Desa

Pelatihan Desain Grafis dan Website Desa Bagi Operator Komputer Desa

Keraskulon.Ngawikab.id_ Dalam meningkatkan kemampuan serta pengetahuan operator komputer desa dalam bidang informatika, diadakan pelatihan desain grafis dan website desa. Pelatihan yang dilaksanakan selama 3 kali pertemuan ini dijadwalkan pada tanggal 12, 18, 25 Januari 2020 bertempat di Jalan Hasanudin no. 44 Ngawi. Peserta adalah operator komputer yang ditunjuk oleh Desa, ada yang Perangkat Desa maupun bukan.

Dalam pelatihan ini, pertemuan pertama dan kedua diisi dengan materi pembuatan infografis transparansi keuangan desa. Yang mana operator diharapkan mampu menyajikan infografis transparansi keuangan desa baik secara cetak maupun online. Cara yang digunakan cukup sederhana dengan menggunakan aplikasi Microsoft Power Point.

Selanjutnya dipertemuan ketiga materi diganti dengan cara pembuatan video yang akan diunggah di media sosial. Selain tutorial dan materi tentang cara membuat, mengedit serta mengunggah video, peserta juga langsung praktek membuat video. Diharapkan selain informasi dalam bentuk berita di website desa, operator juga mampu menyampaikan informasi tentang desa melalui video yang diunggah di media sosial.

Tujuan dari pelatihan ini adalah operator mampu menangkal berita yg tidak benar, hoax maupun berita-berita negatif di media sosial yang tidak bisa dipertanggung jawabkan . Dengan pelatihan ini semoga menjadikan kesan yang positif kepada masyarakat terhadap Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah.

“Kelengkeng” Potensi Tersembunyi Yang Dimiliki Desa

“Kelengkeng” Potensi Tersembunyi Yang Dimiliki Desa

Keraskulon.Ngawikab.com_ Beberapa tahun yang lalu bila kita mendengar kata Kelengkeng, yang terbayang dibenak kita adalah buah mahal yang hanya bisa kita temui di toko-toko buah saja tanpa kita bisa menjumpai pohonnya. Akan tetapi sekarang, pohon Kelengkeng tumbuh subur di pekarangan warga Desa Keraskulon bahkan tidak sedikit dijumpai sebagai pohon peneduh di pinggir jalan.

Kelengkeng mulai berbunga

Banyaknya jumlah pohon Kelengkeng tersebut dikarenakan adanya program bantuan dari Pemda Kabupaten Ngawi yang diterima masyarakat beberapa tahun yang lalu. Dan juga pembelian secara mandiri oleh masyarakat. Dan hasilnya di Desa Keraskulon sudah ratusan pohon Kelengkeng tumbuh subur di pekarangan warga dan juga di halaman Kantor Desa Keraskulon. Banyaknya pohon Kelengkeng di Desa Keraskulon ini sebenarnya adalah sebuah aset yang potensial bagi peningkatan ekonomi warga masyarakat.

Pohon Kelengkeng di halaman Kantor Desa

Sayangnya pada saat musim buah, pemilik pohon menghadapi kendala dalam hal mengamankan buah yang mulai masak. Karena serangan kelelawar buah pada malam hari. Dan sementara itu dari pemilik pohon belum memiliki pengetahuan yang cukup dalam menangani hama Kelengkeng ini. Biasanya pemilik Kelengkeng hanya bisa membungkus buah dengan bungkus seadanya untuk mengamankan dari serangan hama.

Diharapkan adanya bimbingan baik secara pengetahuan maupun teknologi tepat guna dalam budidaya tanaman Kelengkeng ini. Sehingga potensi dari tanaman Kelengkeng ini bisa meningkatkan ekonomi bagi masyarakat Desa Keraskulon.

Sayembara Berhadiah Untuk Mengatasi Hama Tikus

Sayembara Berhadiah Untuk Mengatasi Hama Tikus

Keraskulon.Ngawikab.id_ Hama tikus menjadi musuh utama bagi petani Desa Keraskulon. Serangan tikus menjadi bertambah parah dan membuat petani semakin resah dengan serangan hama tikus kali ini karena bisa mengakibatkan gagal panen.

Padahal berbagai cara sudah dilakukan oleh petani maupun Pemerintah Desa. Mulai pemberian racun tikus, pemasangan rumah burung hantu dan yang baru dilakukan pada musim ini yaitu fumigasi/pengasapan. Akan tetapi serangan tikus masih saja meresahkan warga. Untuk mengatasi serangan tikus, Kelompok Tani se wilayah Desa Keraskulon bersama Pemerintah Desa Keraskulon mengadakan musyawarah pada hari Selasa 14 Januari 2020 yang difasilitasi oleh Gapoktan Sri Lestari untuk mencari solusi.

Akhirnya muncul ide untuk mengadakan lomba/sayembara menangkap tikus di area persawahan Desa Keraskulon. Nantinya bagi warga yang berhasil menangkap tikus, bisa disetorkan pada Panitia dari Gapoktan dan akan diganti dengan uang Rp. 1.000,- setiap satu ekor tikus. Dengan catatan tikus tersebut tidak ditangkap dengan menggunakan perangkap listrik/strum. Dan peserta hanya berlaku bagi warga Desa Keraskulon.

Kegiatan sayembara yang difasilitasi oleh Gapoktan Sri Lestari ini dimulai pada tanggal 18 Januari 2020 dan berakhir pada saat kegiatan fumigasi massal dilakukan. Kegiatan ini selain menguntungkan petani juga memberi keuntungan bagi warga yang berminat mengikuti kegiatan ini. Harapannya adalah persoalan hama tikus ini bisa segera teratasi karena sudah menjadi masalah yang cukup lama bagi petani Desa Keraskulon.

Fumigasi (Pengasapan) Salah Satu Cara Yang Efektif Dalam Penanggulangan Hama Tikus

Fumigasi (Pengasapan) Salah Satu Cara Yang Efektif Dalam Penanggulangan Hama Tikus

Keraskulon.Ngawikab.id_Serangan hama tikus semakin lama semakin menjadi keresahan bagi petani karena bisa mengakibatkan penurunan hasil panen bahkan gagal panen. Hal ini bukan hanya menimpa pada petani di wilayah Desa Keraskulon, tetapi sudah menyebar di berbagai daerah. Banyak cara sudah dilakukan dalam penanganan hama tikus ini. Mulai jebakan racun tikus, gropyokan, fumigasi/pengasapan, bahkan ada juga petani yang nekat menggunakan jebakan listrik.

Akhir-akhir ini pemasangan jebakan listrik sudah dilarang oleh pihak berwajib karena sudah banyak korban nyawa karena kelalaian saat pemasangan jebakan listrik. Sosialisasi larangan jebakan listrik ini sudah dilakukan baik oleh Pihak Kepolisian maupun Dinas Pertanian.

Agar tidak terjadi lagi korban dan untuk menaati aturan dari pihak berwajib, Pemerintah Desa Keraskulon dan Gapoktan Sri Lestari Desa Keraskulon mengadakan program fumigasi/pengasapan tikus untuk penanganan hama tikus. Fumigasi dilakukan dengan cara membakar belerang (sulfur) di lubang tikus.

Proses fumigasi/pengasapan tikus

Cara ini terbilang cukup efektif dalam penanganan hama tikus, dan resikonya cukup kecil bila dilakukan dengan cara yang benar. Terutama adalah pemakaian masker karena asap dari pembakaran belerang cukup menyengat dan bisa membuat sesak nafas. Selain itu juga perlu pemakaian sepatu bot untuk keamanan kaki karena medan pengasapan.

Kegiatan fumigasi ini direncanakan akan rutin dilakukan setiap musim tanam. Dengan penganggaran melalui APB Desa Keraskulon, dan dikelola oleh Gapoktan bekerja sama dengan Kelompok Tani di Desa Keraskulon. Diharapkan cara ini bisa mengurangi keresahan petani yang sudah cukup lama dipusingkan oleh hama tikus. Dan juga bisa meningkatkan hasil pertanian sehingga kesejahteraan petani di Desa Keraskulon semakin meningkat.

Meresahkan Warga, Sarang Tawon Vespa Affinis Dievakuasi Paksa

Meresahkan Warga, Sarang Tawon Vespa Affinis Dievakuasi Paksa

Keraskulon.Ngawikab.id_ Di salah satu halaman rumah warga Dusun Gambyak Desa Keraskulon, ditemukan sarang tawon vespa yang cukup besar. Tepatnya di salah satu pohon melinjo yang ada di depan rumah Sdr. Supardiyanto. Tawon Vespa Affinis atau masyarakat lebih familiar menyebutnya Tawon Endas merupakan salah satu serangga yang berbahaya, karena sengatannya bisa berakibat cukup fatal. Keberadaan tawon tersebut diketahui warga kurang lebih satu bulan yang lalu dan meresahkan warga sekitar. Keresahan warga semakin memuncak saat salah satu warga tersengat tawon tersebut, dan korban masih anak-anak. Melihat efek dari sengatan yang cukup membahayakan tersebut, warga akhirnya melaporkan penemuan tersebut pada Kepala Dusun setempat dan Bhabinkamtibmas.
Korban sengatan tawon vespa
Dengan peralatan seadanya warga bersama Bhabinkamtibmas, Bpk. Slamet Budiono melakukan evakuasi pada sarang tawon tersebut. Pertama sebelum evakuasi, sarang disemprot dengan obat serangga agar tawon tidak terlalu agresif. Setelah itu sarang dibakar agar tawon beserta larvanya juga ikut mati.
Semoga setelah evakuasi ini, sarang tawon tidak muncul kembali. Apabila ditemukan lagi sarang tawon lainnya, agar warga memberitahukan pada pihak berwajib. Jangan sampai mengevakuasi sendiri karena tawon ini termasuk agresif dan berbahaya.
Tanggap Bencana bersama Relawan BAGANA

Tanggap Bencana bersama Relawan BAGANA

Keraskulon.Ngawikab.id_ Angin kencang yang menerjang wilayah selatan Ngawi pada Sabtu sore tanggal 07 Desember 2019 juga berdampak di Desa Keraskulon. Walaupun dampak kerusakan tidak terlalu parah. Kerusakan yang terjadi adalah beberapa pohon tumbang dan genteng rumah yang berjatuhan.

Tidak luput dari dampak angin kencang tersebut adalah TK Dharma Wanita Keraskulon 1, yang sebagian genteng bangunan utama TK berjatuhan. Hal ini dikarenakan lokasi TK yang berada di lingkungan area persawahan sehingga tidak ada penghalang saat angin menerjang. Melihat kejadian tersebut, setelah angin mulai reda Relawan Bagana langsung tanggap dan terjun ke lokasi.

Relawan BAGANA bersama warga mengganti genteng TK

Dua orang Relawan Bagana yaitu Sdr. Ismadi dan Sdr. Subangi dan dibantu warga sekitar membetulkan dan mengganti genteng TK Dharma Wanita Keraskulon 1. Dengan peralatan seadanya dengan sigap langsung memperbaiki kerusakan walaupun waktu sudah menjelang Maghrib. Ini dimaksudkan apabila hujan sewaktu-waktu ruangan di dalam TK tidak diguyur hujan.