Pengenalan Aplikasi si-Pantas, Cloud Storage dan e-Kantor Pada Pemerintah Desa

Pengenalan Aplikasi si-Pantas, Cloud Storage dan e-Kantor Pada Pemerintah Desa

Keraskulon.Ngawikab.id_ Di era modern yang serba digitalisasi saat ini, dalam pelaksanaan tugas kerja Pemerintah Desa juga dituntut untuk mengikuti modernisasi tersebut. Sudah banyak aplikasi baik online maupun offline yang masuk ke Desa dalam rangka membantu mempermudah tata kerja Pemerintah Desa. Dan yang terbaru Pemerintah Desa dikenalkan pada Aplikasi si-Pantas, Cloud Storage dan e-Kantor.

Peserta Bimtek antusias mengikuti materi

Pengenalan atau Sosialisasi yang dikemas dalam Bimbingan Teknis ini dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini dilaksanakan di Command Center Kabupaten Ngawi pada hari Kamis 05 Desember 2019. Adapun peserta dalam kegiatan ini Operator Web Desa dan Kepala Urusan Tata Usaha & Umum dari 37 desa serta 4 kelurahan di wilayah Kabupaten Ngawi.

Apakah itu Aplikasi si-Pantas, Cloud Storage dan e-Kantor?

Aplikasi Si-Pantas atau Sistem Informasi Pendataan Tamu Dinas adalah pencatatan dan dokumentasi data kunjungan tamu secara elektronik. Hal ini bertujuan untuk menciptakan budaya tertib administrasi bagi setiap tamu yang berkunjung ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya Pemerintah Desa sehingga tamu tersebut dapat dilayani dengan lebih rapi dan lebih baik. Bisa dikatakan bahwa aplikasi si-Pantas ini adalah Buku Tamu versi digital.

Sedangkan aplikasi Cloud Storage adalah suatu layanan penyimpanan data secara online yang dapat diakses dari manapun dan kapanpun. Sehingga mempermudah dan mempercepat proses akses data. Untuk mengakses Cloud Storage bisa menggunakan PC ataupun perangkat
mobile (Hp). Jadi Cloud Storage ini ibarat almari berkas yang bisa dibawa kemana-mana.

Dan berikutnya adalah aplikasi e-Kantor yang merupakan sistem manajemen surat online yang
dikembangkan untuk memudahkan proses surat-menyurat di lingkungan Pemerintah. Dalam aplikasi ini juga dilengkapi berbagai fitur yang memudahkan dalam manajemen tata usaha surat menyurat seperti, agenda nomor surat, template surat, disposisi, dan banyak lagi fitur lainnya. Jadi diharapkan dengan penggunaan e-Kantor/e-Office ini bisa mempercepat dan menghemat proses manajemen surat menyurat.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
PMI dan Dinas Sosial Kabupaten Ngawi Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

PMI dan Dinas Sosial Kabupaten Ngawi Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Keraskulon.Ngawikab.id_ Kabar kebakaran yang menimpa Ibu Katinah warga Dusun Tejo RT. 02 RW. 05 Desa Keraskulon sampai juga ke instansi Pemerintah Kabupaten Ngawi. Setelah kemarin dari pihak Pemerintah Desa dan Kecamatan Gerih mengunjungi korban kebakaran, pada hari ini PMI dan Dinas Sosial Kabupaten Ngawi juga mengunjungi korban.

Kunjungan ke lokasi kebakaran

Kebakaran yang menimpa Ibu Katinah menimbulkan dampak kerugian materiil yang sangat besar. Karena bangunan rumah bagian belakang rusak total dan juga sepeda motor serta barang-barang lainnya ikut habis terbakar. Yang tersisa bangunan rumah bagian depan saja.

Untuk meringankan beban korban, selain mengunjungi lokasi kebakaran dari pihak PMI dan Dinas Sosial juga memberikan bantuan kepada korban.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Hari Pertama Masuk Kantor, Kepala Desa Yang Baru Ditunggu Banyak Pekerjaan

Hari Pertama Masuk Kantor, Kepala Desa Yang Baru Ditunggu Banyak Pekerjaan

Keraskulon.Ngawikab.id_Setelah dilantik pada hari Jum’at tanggal 15 November 2019 kemarin, hari ini merupakan hari pertama Bpk. Syamsul Hadi Kepala Desa Keraskulon masuk kantor. Walaupun baru dilantik dan masuk kantor tetapi sudah banyak pekerjaan yang menanti Kepala Desa yang baru. Dan kebetulan bertepatan dengan hari Senin yang biasanya pelayanan masyarakat lebih ramai dari hari lainnya.

Terhitung mulai jam 08.00 WIB sudah mulai melayani warga masyarakat yang meminta surat keterangan. Dan dilanjutkan meeting/pertemuan dengan seluruh Perangkat Desa, membahas agenda kerja yang sudah dan akan dijalankan. Apalagi sudah memasuki akhir tahun anggaran, sehingga begitu dilantik harus langsung tancap gas menyelesaikan segala kegiatan tahun ini.

Kebersamaan Kepala Desa dan Perangkat Desa

Banyak kegiatan yang harus segera dilaksanakan, seperti penyerapan anggaran baik ADD maupun Dana Desa, pembentukan LPMD yang sudah berakhir masa jabatannya, dan juga reorganisasi lembaga PKK. Satu persatu agenda kegiatan tersebut dimusyawarahkan dengan Perangkat Desa.

Pemberian bantuan kepada korban kebakaran

Dan untuk kegiatan pada hari ini diakhiri dengan kunjungan ke rumah Ibu Katinah korban kebakaran di Dusun Tejo RT. 02 RW. 05.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Musibah Kebakaran Membangunkan Warga Di Tengah Malam

Musibah Kebakaran Membangunkan Warga Di Tengah Malam

Keraskulon.Ngawikab.id_Di tengah kesunyian malam, warga RT. 02 RW. 05 Dusun Tejo Desa Keraskulon digegerkan oleh kebakaran salah satu rumah warga. Tepatnya hari Senin tanggal 18 November 2019 sekitar jam 02.00 WIB rumah ibu Katinah terbakar.

Ibu Katinah dan cucunya

Menurut Bpk. Harjito selaku Kepala Dusun Tejo, kebakaran diketahui pertama kali oleh tetangga korban yang mendengar suara letusan. Setelah itu warga mulai berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Warga memadamkan api dengan peralatan seadanya

Penyebab kebakaran tersebut dari tungku pembakaran. Sebelum kebakaran terjadi, korban diketahui sedang merebus jagung. Korban yang tinggal bersama cucunya tersebut merupakan penjual sayur dan makanan di pasar. Tetapi saat ditinggal tidur ternyata api di tungku belum benar-benar padam sehingga menjalar ke tumpukan kayu di dapur.

Warga bersama relawan membersihkan sisa kebakaran

Kerugian akibat kebakaran tersebut cukup besar bisa mencapai puluhan juta. Karena selain rumah belakang yang habis terbakar, kebakaran tersebut juga membakar sebuah sepeda motor, sepeda listrik, dua ekor kambing dan juga gabah hasil panen. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Dan api bisa dipadamkan sebelum menjalar lebih luas lagi.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Peduli Warganya, Kepala Desa dan Perangkat Desa Keraskulon Kunjungi Korban Kebakaran

Peduli Warganya, Kepala Desa dan Perangkat Desa Keraskulon Kunjungi Korban Kebakaran

Keraskulon.Ngawikab.id_Kabar sedih diterima oleh Pemerintah Desa Keraskulon. Salah satu warganya, Ibu Katinah warga RT. 02 RW. 05 Dusun Tejo mengalami musibah kebakaran rumah. Kebakaran terjadi pada dini hari tadi, Senin tanggal 18 November 2019 sekitar jam 02.00 WIB.

Sisa motor yang terbakar

Dampak kerugian atas kebakaran tersebut cukup besar, karena membakar rumah bagian belakang, dapur dan juga kandang kambing. Dua ekor kambing yang ada di kandang tersebut juga hangus terbakar. Sebuah sepeda motor dan sepeda listrik juga ikut terbakar. Belum lagi gabah hasil panen sebagian juga ikut terbakar.

Pemberian bantuan kepada korban

Mendengar kabar tersebut, Kepala Desa beserta Perangkat Desa mengunjungi lokasi kebakaran. Dalam kunjungan tersebut Pemerintah Desa juga memberikan bantuan agar bisa meringankan beban korban kebakaran. Dan juga memberikan semangat kepada korban agar tabah dalam menghadapi musibah ini.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Saat Mesin-mesin Pertanian Mulai Menggusur Tenaga Kerja Manusia

Saat Mesin-mesin Pertanian Mulai Menggusur Tenaga Kerja Manusia

Keraskulon.Ngawikab.id_Seiring kemajuan teknologi, banyak penemuan-penemuan dan inovasi yang baru dalam bidang pertanian. Tak terkecuali dari segi alat dan mesin pertanian (Alsintan). Dengan inovasi serta penemuan baru di bidang pertanian ini diharapkan bisa meningkatkan produksi pertanian dan juga bisa menghemat biaya produksi pertanian.

Tapi kemajuan teknologi ini juga menimbulkan efek yang kurang bagus bagi sebagian besar masyarakat Desa Keraskulon, khususnya yang bekerja sebagai buruh tani. Karena dengan adanya peralatan dan mesin pertanian ini otomatis banyak tenaga kerja manusia yang tidak terpakai. Sebagai contoh saat ini sudah ada mesin panen padi (Combine Harvester) sehingga petani cukup menggunakan mesin tersebut saat panen.

Mesin panen padi (Combine Harvester)

Padahal saat panen, merupakan waktu yang sangat banyak menyerap tenaga kerja apabila menggunakan tenaga manusia. Dalam satu kelompok pemanen padi (rombongan blower) bisa terdiri lebih dari 30 orang. Sedangkan di Desa Keraskulon ada lebih dari 5 kelompok pemanen padi. Tapi saat ini petani lebih tertarik untuk menggunakan mesin Combine karena lebih murah biayanya dan lebih cepat proses panennya. Padahal dalam 1 mesin Combine hanya mampu menyerap tenaga kerja tidak lebih dari 5 orang. Dan yang sangat disayangkan mesin-mesin Combine tersebut berasal dari luar daerah/luar Desa Keraskulon.

Mesin tanam padi (Rice Transplanter)

Selain mesin panen padi, juga ada mesin tanam padi (Rice Transplanter) yang juga sangat mengurangi tenaga kerja manusia. Kalau biasanya untuk menanami padi dihamparan sawah seluas ΒΌ bahu dibutuhkan sekitar 8 orang untuk tenaga tanam. Dan apabila lahan lebih luas tinggal mengalikan kelipatannya untuk jumlah tenaga kerja. Dengan mesin tanam padi ini, hanya cukup dioperasikan sekitar 3 orang berapapun luas lahannya.

Alat untuk membersihkan rumput/matun

Dan yang terbaru sudah mulai digunakan mesin untuk membersihkan rumput, dalam bahasa keseharian petani disebut matun. Jadi semakin canggih teknologi yang digunakan maka semakin terpinggirkan tenaga kerja manusia. Padahal dalam dunia pertanian, ketiga tahapan yang saat ini mulai menggunakan mesin tersebut merupakan tahapan yang sangat banyak menyerap tenaga kerja.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0